Kamis, 27 Agustus 2015

cincin kawin

Salah satu penanda seorang pria telah menikah dari cincin kawinnya. Cincin disematkan saat akad nikah atau perjanjian suci. Biasanya pria yang telah menikah akan memakai cincin kawin sepanjang hari. Hanya dilepas saat-saat tertentu saja misalnya mandi.

Akan tetapi, banyak juga pria tidak memakai cincin kawinnya. Dan, hal itu bisa mengundang tanda tanya bagi sebagian orang yang melihatnya, kadang memberanikan diri bertanya alasan tidak memakai cincin kawin. Ada beberapa alasan yang membuat seorang suami tidak memakai cincin kawin,
  • Lupa

    Bukan berarti suami itu lupa telah menikah, ladies. Yang menjadi prioritas dalam suatu pernikahan ialah pernikahan itu sendiri, bukan simbol pernikahan berupa cincin. Bila seorang pria sudah menikah, maka 43% hidupnya sadar terikat dalam pernikahan, dan mulai percaya bahwa dilahirkan untuk menikah.
  • Tidak ingin narsis atau membuktikan status menikah

    Jika seorang suami telah menikah dan tahu telah menikah, maka tidak perlu pria itu mematut diri karena telah menikah. Bagi pria yang tidak memakai cincin kawin di hari-hari biasa, bukan karena tidak peduli dengan pernikahannya. Belum tentu pria yang selalu memakai cincin kawin sehat dalam pernikahannya.
  • Menganggap hanya sebuah cincin

    Ada seorang pria yang menganggap cincin hanyalah cincin. Di awal menikah mungkin menganggap cincin ialah segalanya. Selalu mengagumi setiap lekukannya, terlebih berkilau ketika terkena sinar matahari. Membuat pria semakin berbunga-bunga. Akan tetapi, semakin bertambahnya usia pernikahan membuat pria sadar bahwa yang dibutuhkan ialah istrinya bukan cincinnya.
  • Model cincin yang dianggap berbahaya

    Bagi sebagian wanita menginginkan model cincin kawin dengan detail yang rumit. Untuk menunjukkan keistimewaan akan pernikahannya. Membuat pria enggan memakainya. Sehingga, setelah menikah pria itu tidak mau memakai cincin kawin karena dianggap berbahaya. Bisa melukai lengan saat memeluk atau menggandeng istrinya. Atau mungkin akan melukai wajah ketika diusap.
  • Cincin kawin itu mahal

    Cincin yang murah bisa saja dipakai sesuka hati, hilang pun tak jadi masalah karena bisa beli lagi. Akan tetapi, cincin kawin yang mahal terlalu sayang dipakai sehari-hari. Apalagi bila dipakai di tempat umum yang rawan terjadi kejahatan. Siapa yang tahu nasib buruk menimpa, misalnya tiba-tiba dijambret atau dicuri orang. Apa pria itu akan diam saja? Dan membiarkan cincinnya hilang begitu saja.
  • Dianggap menjengkelkan

    Kadangkala pria menganggap pernikahannya menjengkelkan, bukan itu titik utamanya ladies. Terkadang cincin kawin menyebalkan saat tidak cukup lagi dipakai karena berat badan yang naik. Belum lagi bisa menyangkut di sweater, jaket, selimut, syal atau bahan tekstil lainnya. Serat kain yang menempel di cincin tentu merusak pemandangan. Sehingga, ada pria yang memilih tidak memakai cincin kawin karena menganggap menyebalkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar