Senin, 08 Juni 2015

cincin kawin

Cincin adalah perhiasan sepanjang masa yang sudah digunakan sejak dulu untuk menambah penampilan seseorang. Adalah lebih bijak untuk mendapatkan informasinya sebelum anda memutuskan akan membeli perhiasan cincin yang seperti apa.

Berikut adalah jenis cincin berdasarkan kegunaannya:

Cincin Perhiasan Fashion

Cincin Natural Amethyst Ring 7Biasanya cincin seperti ini kerangka cincinnya dibuat secara masal dan menggunakan batu sintesis dan zircon sebagai hiasannya. Cincin Fashion biasanya dijual mulai dikisaran ratusan ribu dan jika cincin tersebut memiliki model yang unik dan tidak pasaran serta menggunakan batu mulia asli dan berbahan dasar perak atau emas maka harganya berkisar jutaan rupiah sampai ratusan juta rupiah.
Model Cincin untuk perhiasan fashion banyak kita temua baik dengan model Victorian, Vintage, Retro, dan Trilogy.

Cincin Casual

Jenis cincin ini biasanya terbuat dari lapis perak atau lapis emas, karena untuk dipakai sehari-hari. Banyak wanita dan pria yang sering bergonta-ganti cincin untuk menyesuaikan dengan suasana hati mereka dan untuk menemani selera berbusana.

Cincin Tunangan

Banyak cincin tunangan yang dijual dipasaran menggunakan bahan perak atau emas, namun belakangan ini ada suatu trend cincin tunangan menggunakan metal gold filled dengan alasan bahwa salah satu pasangannya alergi terhadap perak atau tidak diperbolehkan memakai emas. Harga cincin tunangan termurah dipasaran biasanya dijual mulai dari Rp. 1jt per pasang.

Cincin Kawin

Cincin yang digunakan untuk moment spesial dalam hidup seseorang dan bahkan mungkin hanya sekali seumur hidup orang membeli cincin untuk pernikahan. Cincin kawin biasanya terbuat dari emas 24 karat dan di Indonesia terkadang cincin kawin juga punya nilai investasi, jadi dalam keadaan darurat ekonomi cincin ini bisa dijual atau di gadaikan untuk menyelamatkan ekonomi keluarga.

Beberapa Jenis Cincin berdasar bahan dasar yang digunakan:

Cincin Lapis Perak

Biasanya cincin ini sering disebut cincin peral alay yang berasal dari kata “Alloy” yang artinya besi, cincin ini akan terasa kasar dikenakan dijari anda dan biasanya cincin ini untuk cincin batu akik yang sering digunakan oleh Pria berumur antara 35 tahun sampai 70 tahun.

 Cincin Lapis Emas

Cincin seperti ini juga disebut Gold Plated Ring yang banyak dijadikan sebagai cincin casual untuk dipakai sehari-hari, dengan bahan dasar besi atau perak yang kemudian di lapisi emas sesuai kadar yang diinginkan dapat menjadikan cincin tersebut hampir menyerupai emas dalam bentuk penampilan luarnya, akan tetapi kurang baik untuk di beberapa jari orang  yang mudah terkena alergi. Cincin seperti ini dipasaran harganya berkisar antara Rp. 100.000,- sampai Rp.200.000,-

Cincin isi Emas

Cincin Peridot CZ Ring 7
Besi metal yang dicapur dengan emas putih atau kuning yang dibuat di pabrik metalurgi. Cincin dengan bahan metal gold filled lebih kuat terhadap keringat dan perubahan cuaca sehingga kadar emasnya sangat awet dan juga tidak menimbulkan efek negatif pada kesehatan kulit alias tidak menimbulkan alergi pada kulit sensitif.
Bentuk dan warnanya sangat mirip dengan cincin emas dan bahkan lebih bagus lagi. Cincin seperti ini biasa disebut dengan Gold Filled Ring yang dijual dipasaran antara Rp. 200.000,- sampai Rp. 350.000,-


Cincin Perak

Cincin Solid Silver 925 Ring 6
Cincin perak ada beberapa kadar yang dipakai dipasara, yang terkenal diantaranya adalah kadar perak 925 atau disebut Silver 925 yang juga kadang di sebut Sterling Silver 925 yang artinya Perak Kokoh berkadar 925. Biasanya cincin perak 925 asli memiliki cap “925” didalam kerangka aslinya, akan tetapi belakangan dipasaran juga banyak ditemui cincin lapis perak yang memiliki cap 925, cara membedakan yang terbaik adalah cincin silver 925 yang asli akan terasa lebih kasar dan lebih lengket jika di raba oleh pori-pori jari tangan anda, sedangkan cincin lapis perak bisa lebih kasar atau bisa lebih halus dan licin sementara silver 925 yang asli proporsi kasar dan halusnya memiliki ciri khas yang lebih sempurna.
Cincin perak 925 banyak dijual dipasaran dikisaran harga Rp. 450.000,- sampai jutaan rupiah, juga tergantung bentuk dan model serta batu yang digunakan, jika menggunakan batu permata alami biasanya dijual diatas Rp. 1jt. Jenis kadar cincin perak lainnya adalah solid silver 999 yang harganya lebih mahal dari perak 925.Cincin adalah perhiasan sepanjang masa yang sudah digunakan sejak dulu untuk menambah penampilan seseorang. Adalah lebih bijak untuk mendapatkan informasinya sebelum anda memutuskan akan membeli perhiasan cincin yang seperti apa.

Berikut adalah jenis cincin berdasarkan kegunaannya:

Cincin Perhiasan Fashion

Cincin Natural Amethyst Ring 7Biasanya cincin seperti ini kerangka cincinnya dibuat secara masal dan menggunakan batu sintesis dan zircon sebagai hiasannya. Cincin Fashion biasanya dijual mulai dikisaran ratusan ribu dan jika cincin tersebut memiliki model yang unik dan tidak pasaran serta menggunakan batu mulia asli dan berbahan dasar perak atau emas maka harganya berkisar jutaan rupiah sampai ratusan juta rupiah.
Model Cincin untuk perhiasan fashion banyak kita temua baik dengan model Victorian, Vintage, Retro, dan Trilogy.

Cincin Casual

Jenis cincin ini biasanya terbuat dari lapis perak atau lapis emas, karena untuk dipakai sehari-hari. Banyak wanita dan pria yang sering bergonta-ganti cincin untuk menyesuaikan dengan suasana hati mereka dan untuk menemani selera berbusana.

Cincin Tunangan

Banyak cincin tunangan yang dijual dipasaran menggunakan bahan perak atau emas, namun belakangan ini ada suatu trend cincin tunangan menggunakan metal gold filled dengan alasan bahwa salah satu pasangannya alergi terhadap perak atau tidak diperbolehkan memakai emas. Harga cincin tunangan termurah dipasaran biasanya dijual mulai dari Rp. 1jt per pasang.

Cincin Kawin

Cincin yang digunakan untuk moment spesial dalam hidup seseorang dan bahkan mungkin hanya sekali seumur hidup orang membeli cincin untuk pernikahan. Cincin kawin biasanya terbuat dari emas 24 karat dan di Indonesia terkadang cincin kawin juga punya nilai investasi, jadi dalam keadaan darurat ekonomi cincin ini bisa dijual atau di gadaikan untuk menyelamatkan ekonomi keluarga.

Beberapa Jenis Cincin berdasar bahan dasar yang digunakan:

Cincin Lapis Perak

Biasanya cincin ini sering disebut cincin peral alay yang berasal dari kata “Alloy” yang artinya besi, cincin ini akan terasa kasar dikenakan dijari anda dan biasanya cincin ini untuk cincin batu akik yang sering digunakan oleh Pria berumur antara 35 tahun sampai 70 tahun.

 Cincin Lapis Emas

Cincin seperti ini juga disebut Gold Plated Ring yang banyak dijadikan sebagai cincin casual untuk dipakai sehari-hari, dengan bahan dasar besi atau perak yang kemudian di lapisi emas sesuai kadar yang diinginkan dapat menjadikan cincin tersebut hampir menyerupai emas dalam bentuk penampilan luarnya, akan tetapi kurang baik untuk di beberapa jari orang  yang mudah terkena alergi. Cincin seperti ini dipasaran harganya berkisar antara Rp. 100.000,- sampai Rp.200.000,-

Cincin isi Emas

Cincin Peridot CZ Ring 7
Besi metal yang dicapur dengan emas putih atau kuning yang dibuat di pabrik metalurgi. Cincin dengan bahan metal gold filled lebih kuat terhadap keringat dan perubahan cuaca sehingga kadar emasnya sangat awet dan juga tidak menimbulkan efek negatif pada kesehatan kulit alias tidak menimbulkan alergi pada kulit sensitif.
Bentuk dan warnanya sangat mirip dengan cincin emas dan bahkan lebih bagus lagi. Cincin seperti ini biasa disebut dengan Gold Filled Ring yang dijual dipasaran antara Rp. 200.000,- sampai Rp. 350.000,-


Cincin Perak

Cincin Solid Silver 925 Ring 6
Cincin perak ada beberapa kadar yang dipakai dipasara, yang terkenal diantaranya adalah kadar perak 925 atau disebut Silver 925 yang juga kadang di sebut Sterling Silver 925 yang artinya Perak Kokoh berkadar 925. Biasanya cincin perak 925 asli memiliki cap “925” didalam kerangka aslinya, akan tetapi belakangan dipasaran juga banyak ditemui cincin lapis perak yang memiliki cap 925, cara membedakan yang terbaik adalah cincin silver 925 yang asli akan terasa lebih kasar dan lebih lengket jika di raba oleh pori-pori jari tangan anda, sedangkan cincin lapis perak bisa lebih kasar atau bisa lebih halus dan licin sementara silver 925 yang asli proporsi kasar dan halusnya memiliki ciri khas yang lebih sempurna.
Cincin perak 925 banyak dijual dipasaran dikisaran harga Rp. 450.000,- sampai jutaan rupiah, juga tergantung bentuk dan model serta batu yang digunakan, jika menggunakan batu permata alami biasanya dijual diatas Rp. 1jt. Jenis kadar cincin perak lainnya adalah solid silver 999 yang harganya lebih mahal dari perak 925.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar